Voyeurisme
Bob Marley dan Voyeurisme
- Pengertian Voyeurisme
Voyeurisme adalah sebuah kelainan jiwa, di dunia kedokteran dikenal sebagai istilah skopofilia. Ciri utama voyeurisme adalah adanya dorongan yang tidak terkendali untuk secara diam-diam mengintip atau melihat seseorang yang berlainan jenis atau sejenis tergantung orientasi seksual berbeda yang sedang telanjang, menanggalkan pakaian atau melakukan kegiatan seksual. Dari ini, penderita biasanya memperoleh kepuasan seksual.
Bila penderita adalah seorang pria, wanita yang diintip pada dasarnya tak dikenal. Mengintip menjadi cara eksklusif untuk mendapatkan kepuasan seksual. Anehnya, ia sama sekali tidak menginginkan berhubungan seksual dengan wanita yang diintip. Cuma berharap memperoleh kepuasan orgasme dengan cara masturbasi selama atau sesudah mengintip. Berbeda dengan seseorang yang normal, penderita voyeurisme sudah terpuaskan tanpa harus melakukan sanggama.
Voyeurisme tidak dapat dilekatkan kepada penggemar film dan pertunjukan porno, karena para pemain film itu dengan sengaja menghendaki dan menyadari bahwa mereka akan ditonton orang lain.
Voyeurism sejati tidak akan terangsang jika melihat seseorang yang tidak berpakaian di hadapannya. Mereka hanya terangsang dengan melakukan pengintipan. Dengan mengintip mereka mampu mempertahankan keunggulan seksual tanpa perlu mengalami risiko kegagalan atau penolakan dari pasangan yang nyata
- Sang Legenda
ya dia adalah sang legenda pencetus musik aliran reggae.
disini yg akan kita bahas adalah mengenai voyeurisme yg bersangkutan dengan Bob Marley.
seperti tadi yg sudah dituliskan di atas tentang arti dari voyeurisme sendiri. Marley adalah seorang penganut rastafarian dan terkenal sebagai salah seorang musisi hebat, tapi apakah anda tau lebih dari itu?
ya Marley juga seorang yg menderita voyeurisme, ini memang hal yg sedikit aneh dan asing ditelinga kita, tetapi ini adalah hal yg harus kita sadari, ternyata sang legenda dan org hebat pun masih memiliki kekurangan. tapi ini tidak merugikan ini hanya sebuah kepuasan sexsual saja. setiap org tentu memiliki beberapa kepercayaan tentang sexsual yg berbeda2, begitu juga dengan Marley.
jadi tidak salah kan sekarang bila Marley adalah salah seorang yg mengalami voyeurisme?


Komentar
Posting Komentar